Sejarah kewajipan sembahyang

Sejarah kewajipan sembahyang - Assalamualaikum Wr Wb, selamat datang di blog Doa Harian. Anda berada pada situs yang tepat yang menyediakan kumpulan doa harian Islam terlengkap . Pada halaman ini kami akan berbagi kepada Anda khususnya umat Islam yang membutuhkan informasi terkait dengan doa-doa harian lengkap dengan artinya baik untuk mengamalkannya maupun untuk belajar dan mengajar anak dan keluarga. Nah, saat ini Anda berada pada web yang menyediakan konten khusus serta Anda dapat download kumpulan doa harian islam dalam bentuk pdf dan gambar. Jadi kami akan berbagi kepada Anda semua sebuah artikel yang berjudul Sejarah kewajipan sembahyang, kami telah menyediakan kumpulan koleksi lengkap doa sehari-hari lengkap . Semoga akan bermanfaat bagi Anda semua para pencari informasi doa dalam bahasa Indonesia atau latin.

Anda saat ini sedang membaca: Sejarah kewajipan sembahyangkarena Anda mungkin sebelumnya melalui search engine menggunakan kata kunci kumpulan doa harian Islam sehingga Anda sampai pada artikel ini, untuk mendapatkan koleksi doa lainnya seperti kumpulan doa harian islam lengkap, doa harian islam latin, doa harian islam pdf, doa harian islam bergambar, doa harian islam bahasa indonesia, kumpulan doa sehari hari untuk anak anak, kumpulan doa sehari-hari untuk anak-anak lengkap, doa sehari hari sesuai sunnah, doa harian dan zikir dari Al-Quran dan As-Sunnah, doa selepas solat silahkan akses melalui list di bawah atau bisa dilihat pada daftar isi di sidebar blog ini

lihat juga


Sejarah kewajipan sembahyang


Menurut pendapat yang masyhur dari kalangan ahli sejarah, ibadah sembahyang mula diwajibkan pada malam Isra' iaitu 5 tahun sebelum Hijrah. Ibadah sembahyang menjadi fardu 'ain (wajib) ke atas setiap mukallaf (berakal dan baligh). Sebuah hadis dari Anas beliau mengatakan, "Diwajibkan sembahyang ke atas Rasulullah pada malam Isra' dengan 50 waktu, kemudian ia dikurangkan lagi sehingga menjadi 5 waktu. Setelah itu Rasulullah diseru, "Wahai Muhammad, sesungguhnya percakapan di sisi-Ku tidak berubah. Sesungguhnya bagimu 5 waktu ini sama pahalanya dengan 50 waktu sembahyang".
(H.R. Ahmad & An-Nasa'ie)

Apabila seseorang kanak-kanak telah mencapai umur 7 tahun maka hendaklah di suruh melakukan sembahyang dan apabila ia mencapai umur 10 tahun maka hendaklah dipukul dengan tangan jika ia masih ingkar. Bersabda Rasulullah, "Perintahkanlah anak kamu sembahyang semasa umur mereka 7 tahun dan pukullah mereka semasa umur 10 tahun serta asingkanlah tempat tidur mereka".
(H.R Abu Daud, Al-Hakim & Tirmizi)

Kewajipan melakukan ibadah sembahyang sehari semalam hanyalah 5 waktu dan kita sama sekali tidak boleh mempertikaikannya. Berpesan Rasulullah kepada Mu'az sebelum beliau diutuskan oleh Baginda ke Yaman, "Beritahulah kepada mereka bahawasanya Allah telah mewajibkan ke atas mereka 5 kali sembahyang dalam sehari semalam".



Demikianlah Artikel Sejarah kewajipan sembahyang

Sekian kumpulan doa harian Islam Sejarah kewajipan sembahyang, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk Anda semua. Kurang lebihnya seperti itu sesuai dengan tuntunan Islam.

Anda sedang membaca artikel Sejarah kewajipan sembahyang dan artikel ini url permalinknya adalah https://doaharianblog.blogspot.com/2005/12/sejarah-kewajipan-sembahyang.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda semua kaum muslimin. Wassalamualaikum Wr Wb

0 Response to "Sejarah kewajipan sembahyang"

Post a Comment